Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Batubulan Sukseskan Bulan Bahasa Bali dengan Aman dan Tertib

 

Gianyar – Sukawati, Senin (16/2/2026) Komitmen menjaga kelestarian bahasa dan budaya Bali kembali terlihat melalui kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Desa Batubulan. Babinsa Batubulan Koramil 1616-05/Sukawati, Koptu I Kadek Sudarmayasa dukung  Kegiatan tersebut di Balai Chandra Budaya, Kantor Perbekel Batubulan, Kecamatan Sukawati, dengan dihadiri sekitar 200 peserta, undangan, dan dewan juri.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya pelestarian bahasa daerah sebagai identitas budaya sekaligus perekat persatuan masyarakat. Selain memantau jalannya acara, Babinsa juga memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sehingga para peserta dapat mengikuti lomba dengan nyaman.

Dalam sambutannya, Perbekel Batubulan Dewa Gede Sumertha, SH., MH. menyampaikan bahwa Bulan Bahasa Bali bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud komitmen bersama dalam menjaga dan menguatkan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai jati diri masyarakat Bali. Ia menekankan bahwa bahasa Bali merupakan warisan leluhur yang harus dirawat agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus globalisasi.

Berbagai lomba digelar untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Bali sejak dini, di antaranya lomba Wibakara, Nyurat Aksara Bali tingkat SD, Ngwacen Aksara Bali tingkat SMA/SMK/remaja, serta Masatua Bali yang diikuti ibu-ibu PKK. Melalui kegiatan ini, generasi muda didorong untuk memahami dan menggunakan aksara Bali dengan baik, sementara peran keluarga diperkuat melalui tradisi masatua yang sarat nilai budaya.

Koptu I Kadek Sudarmayasa menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam melestarikan bahasa Bali. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan rasa bangga terhadap budaya sendiri, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Batubulan, Ketua BPD, pengurus TP PKK, Ketua LPM, Koordinator KBS, Bendesa Adat dan wakil Bendesa Adat se-Desa Batubulan, para Kelihan Banjar Dinas dan Adat, pendamping desa, penyuluh Bahasa Bali, serta unsur masyarakat lainnya.

Dengan dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII di Desa Batubulan berlangsung lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran aparat kewilayahan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga budaya, bahasa, dan identitas daerah.

(Pendim 1616/Gianyar)

Komentar