Lewat Komsos, Babinsa Payangan Dukung Pelestarian Adat dan Kebersamaan Warga Desa Melinggih

 

Gianyar – Payangan, Senin (16/2/2026) Upaya mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan terus dilakukan aparat kewilayahan melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos). Hal tersebut terlihat saat

Babinsa Desa Melinggih Koramil 1616-07/Payangan, Koptu Made Aspirawan, bersama Bhabinkamtibmas Desa Melinggih Aipda I Wayan Dharma melaksanakan Komsos sekaligus mendukung kegiatan adat masyarakat dalam pembuatan sarana dan prasarana banten sebagai persiapan Upacara Yadnya di Pura Dalem Pekung, Desa Adat Payangan Desa, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.

Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas warga tidak hanya untuk membantu kelancaran persiapan upacara, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian aparat terhadap pelestarian adat dan budaya Bali. Melalui kebersamaan tersebut, tercipta suasana gotong royong yang memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel beserta staf Desa Melinggih, Ketua BPD beserta anggota, para kepala kewilayahan se-Desa Melinggih, serta anggota Linmas Desa Melinggih. Kehadiran unsur pemerintahan desa dan komponen masyarakat ini menunjukkan sinergi yang solid dalam mendukung kegiatan adat demi menjaga keharmonisan dan kelestarian tradisi lokal.

Koptu Made Aspirawan menyampaikan bahwa kegiatan Komsos ini merupakan sarana efektif untuk mempererat silaturahmi serta membangun hubungan yang harmonis antara aparat dengan masyarakat. “Melalui kebersamaan dalam kegiatan adat seperti ini, kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga tercipta situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

Dengan terjalinnya sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan masyarakat, persiapan Upacara Yadnya di Pura Dalem Pekung berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga tradisi, budaya, serta stabilitas wilayah binaan.

(Pendim 1616/Gianyar)

Komentar