Estafet Kepemimpinan Adat Berlanjut, Babinsa Hadiri Pengukuhan Bendesa Adat Pengaji Masa Bakti 2026–2031
Gianyar –
Payangan, Minggu (31/5/2026) Dalam rangka mendukung keberlangsungan tata kelola
desa adat serta memperkuat sinergitas antara aparat kewilayahan dengan komponen
masyarakat, Babinsa Desa Melinggih Kelod Koramil 1616-07/Payangan Serda I Wayan
Rona Wirawan bersama Bhabinkamtibmas Aipda A.A. Gede Dwipayana menghadiri
kegiatan Pengukuhan Bendesa Adat dan Prajuru Adat Pengaji Desa Melinggih Kelod
masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di Wantilan Pura Puseh Gunung Pingit,
Desa Adat/Banjar Pengaji, Kecamatan Payangan.
Kegiatan
pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam proses regenerasi
kepemimpinan adat yang memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian adat
istiadat, budaya, serta keharmonisan kehidupan masyarakat di lingkungan Desa
Adat Pengaji. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, I Nyoman Nubawa resmi
dikukuhkan sebagai Bendesa Adat Pengaji bersama jajaran prajuru adat lainnya
yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.
Adapun susunan
Prajuru Adat Pengaji yang dikukuhkan meliputi I Made Narta sebagai Petajuh, I
Wayan Kertayasa sebagai Penyarikan I, I Made Nuraga sebagai Penyarikan II, I
Made Suada sebagai Petengen I, I Komang Sudana sebagai Petengen II, serta I
Wayan Astawa sebagai Klian Adat.
Kehadiran
Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap
eksistensi lembaga adat sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan,
ketertiban, dan keamanan wilayah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana
mempererat komunikasi dan kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan tokoh
adat serta masyarakat guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif.
Turut hadir
dalam kegiatan tersebut perwakilan MDA Madya Kabupaten Gianyar, Ketua dan
Sekretaris MDA Kecamatan Payangan, unsur PHDI Kecamatan Payangan, Pemerintah
Desa Melinggih Kelod, para Bendesa Adat se-Desa Melinggih Kelod, Prajuru Adat
dan Dinas Banjar Pengaji, serta masyarakat Desa Adat Pengaji.
Seluruh
rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Acara ditutup
dengan penyampaian ucapan selamat kepada Bendesa Adat dan Prajuru Adat yang
baru dikukuhkan serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk
bersama-sama menjaga kelestarian adat, budaya, dan keharmonisan masyarakat di
wilayah Desa Melinggih Kelod.
(Pendim
1616/Gianyar)

Komentar
Posting Komentar